Pemerintah Akan Bangun 82 Ribu Unit Rumah di Aceh

Pemerintah Akan Bangun 82 Ribu Unit Rumah di Aceh

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2005 13:37 WIB
Jakarta - Pemerintah akan membangun 82 ribu unit rumah permanen tipe 36 untuk penduduk Aceh yang terkena gempa dan gelombang tsunami akhir Desember 2004 lalu.Hal ini disampaikan Menko Kesra Alwi Shihab usai menghadiri rapat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla mengenai Penanganan Pengungsi Aceh di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, (17/2/2005)."Rumah yang dibangun tipe 36 sesuai dengan contoh di Calang," kata Alwi. Menurut Alwi, pembangunan itu akan dilakukan terlebih dulu di wilayah Banda Aceh dan Meulaboh. Namun, untuk kedua wilayah ini, pemerintah masih akan melihat dulu kawasan-kawasan yang dianggap aman untuk pembangunan rumah tersebut.Dikatakan Alwi, pekan depan dia akan kembali ke Aceh dan bersama Wakil Gubernur Aceh Azwar Abu Bakar untuk memanggil seluruh bupati di wilayah Aceh untuk memberikan rekomendasi rumah-rumah yang akan dibangun.Mengenai proyek pembangunan rumah ini, Alwi mengatakan, akan ditenderkan dalam waktu dekat ini. "Itu akan ditenderkan, beberapa negara barat mengusulkan kayu-kayu untuk pembangunan rumah tersebut. Tapi mereka khawatir hutan di wilayah Aceh akan ditebang," katanya.Selain rumah, pemerintah juga akan memberikan dana uang dapur kepada penduduk Aceh yang selamat sebesar Rp 150 ribu/KK untuk membeli peralatan makan. Disamping itu, pemerintah juga memutuskan memberi uang sebesar Rp 3.000/KK/hari untuk membeli beras. Hingga saat ini jumlah pengungsi di Aceh tercatat 412 ribu jiwa. Di bidang kesehatan, pemerintah akan membangun pelayanan kesehatan di 50 titik. "Di setiap titik nanti akan ada pelayanan seperti kebidanan," katanya.Sementara untuk sekolah-sekolah, pemerintah akan merehabilitasinya agar dapat berfungsi seperti semula. Pada kesempatan yang sama, Mensos Bachtiar Chamsah mengatakan, ada sekitar 10 ribu anak di Aceh yang terdaftar untuk ditampung di sejumlah panti asuhan dan pesantren. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads