Kabut Asap di Padang Menipis, tapi Masih Ganggu Penerbangan
Kamis, 17 Feb 2005 13:30 WIB
Padang - Setelah diguyur hujan Rabu kemarin, kabut asap yang mengurung kota Padang mulai menipis. Namun, kabut asap ini tetap menganggu aktivitas penerbangan di Bandara Tabing Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Memang, sampai sejauh ini belum ada maskapai penerbangan yang menunda atau membatalkan keberangkatan pesawatnya. Tapi, kiriman kabut asap dari Provinsi Jambi dan Riau itu dinyatakan tetap mengganggu aktivitas bandara.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Operasi PT Angkasa Pura II Tabing Padang, Yohanes, ketika dihubungi detikcom Kamis (17/2/2005). Akibat kabut asap ini, kata Yohannes, setiap hari pihak bandara menyalakan lampu landasan agar pesawat bisa mendarat. "Sebelumnya, ketebalan kabut asap pernah berada di titik batas larangan penerbangan internasional, yakni sejauh 2 kilometer. Syukurlah sekarang ketebalan kabut asap dan jarak pandang sudah berangsur pulih," ujarnya.Berdasarkan pantauan detikcom, turunnya hujan sejak dua hari terakhir ketebalan kabut asap di sejumlah wilayah di Sumbar memang berangsur menipis. Hal itu, disebabkan sudah turunnya hujan meski hanya beberapa saat dalam dua hari terakhir. Hari ini, jarak pandang sudah mencapai sekitar 3-4 kilometer.
(asy/)











































