Rawan Tergelincir, Pengendara Diimbau Tak Gunakan Bahu Jalan Tol Cikapali

Rawan Tergelincir, Pengendara Diimbau Tak Gunakan Bahu Jalan Tol Cikapali

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 00:11 WIB
Rawan Tergelincir, Pengendara Diimbau Tak Gunakan Bahu Jalan Tol Cikapali
Cirebon - Tol Cikampek-Palimanan direncanakan akan mulai dioperasikan sebelum Idul Fitri Juli nanti. Pengendara pun diimbau agar berhati-hati saat melintasi Tol yang dibangun oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS) tersebut.

"Jalanan ini bagus, halus. Kalau nggak hati-hati bisa tergelincir. Saya imbau Jangan gunakan bahu jalan karena di sepanjang jalan saya lihat gorong-gorongnya agak dalam, kalau lengah sedikit berbahaya," ungkap Kakorlantas Irjen Pol Condro Kirono saat meninjau gate Tol Palimanan, Senin (25/5/2015).

Condro sendiri memang mewanti-wanti pihak PT LMS untuk menyempurnakan rambu-rambu keamanan di sepanjang Tol Cikapali. Memang di beberapa titik di Tol Cikapali, terlihat masih belum terpasang besi pembatas jalan (guardril). Bahu jalan pun jaraknya terlihat cukup pendek dengan sisi jalan dan meski jalannya halus, rute di Tol Cikapali banyak yang rutenya menikung.

Selain itu infrastruktur penerangan pun juga belum terpasang lengkap. Jalanan di sejumlah titik juga masih belum beres, termasuk infrastrukturnya. Namun baik Condro maupun pihak vendor yakin bahwa sebelum puasa tol sudah dapat dioperasikan.

"Pengendara harus jaga jarak. Kalau ngantuk, lelah, harus di rest area itu. Nanti kita ada mobile untuk running text mobile. Misal informasi rest area pertama di KM 101, nanti baru ada lagi di KM 226. Jadi masyarakat tahu," kata Condro.

Pada kesempatan ini, Condro pun menyempatkan memantau pintu-pintu exit yang ada di Tol Cikapali. Bahkan Kakorlantas mengecek kesiapan Pos Dirlantas Jawa Barat yang berada di samping pintu tol Subang dan kantor terpadu di pintu-pintu exit Tol Cikapali.

Di pintu exit Palimanan, Condro mencoba operasional palang pintu tol yang ternyata sudah aktif. Pada lokasi yang sama ia juga mengecek mobil-mobil derek dan ambulance yang disediakan PT LMS.

"Ini sistemnya sudah kartu ya, bisa mengurangi waktu antrian," tutur Condro saat melihat trial palang pintu tol.

"Dari Mabes Polri, kami menyiapkan 6 mobil PJR dan akan ditambah saat musim arus mudik, termasuk personel," imbuhnya.

Bukan hanya Tol Cikapali saja yang dicek oleh Kakorlantas. Ia sempat meminta berhenti di Pos Polisi Kanci yang biasa digunakan untuk pos terpadu arus mudik. Melihat kondisi Pospol yang sudah kurang layak, Condro meminta kepolisian setempat untuk memperbaikinya.

"Nanti kan bisa di sini Pos arus mudik Pantura. Lampu (tulisan polisi) diperbaiki. Masa nggak nyala," perintah Jenderal Bintang 2 itu kepada jajarannya.

Pada pengecekan keamanan arus mudik, Condro mengaku memang tengah melalukan survei lokasi mana-mana saja yang bisa dijadikan check point bagi pemudi. Ia ingin memastikan pengemudi bisa beristirahat dengan baik saat lelah mengemudi.

"Kita survei nanti titik-titik lelah bisa di mana. Di sepanjang jalan Pantura kan ada lokasi-lokasi check point. Jadi misal (pengendara) motor masuk situ kita cek, tingkat kelelahannya, kendaraanya. Kalau memuat banyak dituurunin. Polsek nanti sangat diperankan di sini," tutupnya.

(Elza Astari Retaduari/Rivki)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads