Lukashenko didampingi Ketua Dewan Rakyat Demokratik Belarus Mikhail Myasnikovich, dan Menteri Luar Negeri. Sementara Irman didampingi Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarus, Djauhari Oratmangun, serta anggota Komite I DPD Fachrul Razi.
Dalam kesempatan itu Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko meminta Indonesia untuk membuka kantor kedutaan besar di Belarus.
"Belarus sangat mengharapkan agar Indonesia segera membuka KBRI di sini," kata Lukashenko kepada Irman dan rombongan.
Hubungan Indonesia dengan Belarus selama ini menurut Lukashenko terus membaik. Pada 2013 lalu Lukashenko berkunjung ke Indonesia.
Niat Belarus untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia, kata Lukashenko, sangat serius. Dia pun menitipkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Irman Gusman.
"Kami sangat serius untuk tingkatkan kerja sama Indonesia dan Belarus. Oleh karena itu, kami minta Ketua DPD menyampaikan ke Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia Indonesia punya mitra yang dipercaya di Eropa Tengah (Belarus)," kata Lukashenko.
Ketua DPD Irman Gusman berjanji akan membantu mengakselerasi pembukaan KBRI di Belarus. Dia juga berjanji akan menyampaikan hal ini kepada Presiden Jokowi melalui Menlu.
"Namun kami minta diberikan lokasi yang baik," kata Irman.
(Erwin Dariyanto/Rini Friastuti)











































