"Oh tentu boleh (kepala daerah mendaftar). Semua yang mau mendaftar boleh ya, saya pikir kita harus menyambut karena ini tugas yang tidak mudah. Ini tantangan yang luar biasa," ujar Jubir Pansel Betti S Alisjahbana di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2015).
Namun dirinya enggan menyebut apakah saat ini sudah ada kepala daerah yang telah mendaftar untuk menjadi calon ketua lembaga tersebut. "Saya tidak bisa menjawab itu. Tidak boleh menjawab itu. Karena saya harus menyampaikan hal-hal yang disepakati pansel. Karena kita sifatnya kolegial, kekuatan kita di situ," jelasnya.
Sementara untuk menjadi Capim, menurut Betty, seleksi akan dilakukan secara komprehensif dari berbagai sumber, tak hanya kepala daerah.
"Kita juga mengundang masyarakat untuk mengusulkan, karena kita atau masyarakat intinya mendapatkan calon pemimpin KPK yang terbaik. Kalau kita pilih dari pilihan yang sangat terbatas, maka sangat susah kita mendapatkan hasil yang terbaik," kata Betty.
Sementara bagi pejabat militer yang ingin mencalonkan diri, mereka harus mengundurkan diri terlebih dahulu. "Iya, (bisa militer), kalau jadi ketua KPK, dia harus mundur," jelas dia.
Β
(Rini Friastuti/Rivki)











































