"Targetnya sebelum tanggal 10 Juni sudah live operasional. Karena beberapa minggu lalu kita lihat ada beberapa jembatan belum jadi tapi tadi saya lihat sudah tinggal 1 saja (yang belum)," ujar Condro saat mengecek Gate Palimanan, Cirebon, Jabar, Senin (25/5/2015).
Sebenarnya PT LMS menargetkan pengerjaan fisik baru benar-benar rampung pada 30 Juni mendatang. Namun karena pemerintah meminta proyek dipercepat, maka pengerjaan dikebut siang-malam dengan menambah personel dan alat.
"Ini yang belum selesai hal-hal yang sifatnya pendukung tapi saya garis bawahi infrastrukttur dan fasilitas keselamatan seperti marka, reflektif, guardrail (pembatas jalan) harus kita pastikan," kata Condro.
Condro yang didampingi dari pihak PT LMS, Bina Marga, Jasa Raharja, Badan Pengelola Jalan Total (BPJT) juga sempat mengecek rest area yang berada di Tol Cikapali KM 101 di Subang. Rest area ini sudah jadi namun hanya perlu penyempurnaan saja.
Selain ada masjid, di rest area tersebut juga ada pompa bensin Pertamina yang akan beroperasi mulai tanggal 2 Juni 2015. Di Tol Cikapali akan ada 8 rest area yang tersebar di 5 sektor, dan 4 SPBU.
"Rest area sebelum lebaran siap. Pertamina tanggal 4 akan rapat dengan kami. Ada 4 unit pompa bensin, di Subang 2, di Majelengka 2," jelasnya.
Pantauan di Tol Cikapali, memang ada beberapa titik lokasi yang belum dilengkapi oleh pembatas jalan. Tiang-tiang lampu sendiri sebenarnya sudah terpasang hanya saja lampunya sendiri belum ada. Rambu-rambu peringatan pun sudah terpasang di pinggir jalan.
"Tadi memang ada yang belum lengkap tapi kan masih ada waktu sampai uji kelayakan. Saya minta guardrail diperpanjang. Termasuk reflektif perlu diperbanyak karena di malam hari mungkin kurang penerangannya," tutup Condro.
(Elza Astari Retaduari/Fajar Pratama)











































