"Komitmen dari pengelola tanggal 3 Juni 2015 dipastikan sudah siap diujikelayakan fungsi dan operasionalnya, nanti bersama Menteri PU (Pekerjaan Umum)," ungkap Kakorlantas Irjen Pol Condro Kirono saat memantau Tol Cikapali, Subang, Jawa Barat, Senin (25/5/2015).
Kakorlantas meninjau Tol Cikapali ini juga dalam rangka untuk mengecek pemanganan jelang arus mudik Lebaran. Dari Mabes Polri sendiri akan melakukan simulasi pengamanan mudik Lebaran usai Menteri PU Basuki Hadimuljono melakukan uji kelayakan terhadap Tol Cikapali.
"Kita akan rencanakan sebelum puasa atau setelah tanggal 5 Juni, karena tanggal 4 Juni rapat gabungan di Mabes, kita akan simulasikan pengamanan mudik lebaran. Makanya hari ini kita survei," kata Condro.
"Di Jalan tol kita survei pengamanannya, di Pantura juga kita survei, kan banyak dilalui motor. Sama kita cek semua pengamanannya, nggak dibeda-bedakan. Ngecek berapa banyak mobil patroli diperlukan, berapa banyak personel yang dibutuhkan. Untuk Lebaran akan kita perkuat," sambung Jenderal Bintang 2 itu.
Tol Cikampek-Palimanan, kata Condro, merupakan salah satu lokasi pengalihan arus mudik yang cukup membantu pengurangan kepadatan di jalur Pantura. Akan ada 47 personel PJR yang disiapkan untuk Tol Cikapali ini, dengan 6 mobil patroli. "Akan ditambah saat arus mudik Lebaran," terang Condro.
Sementara itu PT Lintas Marga Sedaya sebagai vendor Tol Cikapali menargetkan akhir Bulan Mei pengerjaan fisik Tol sepanjang 116 km tersebut akan rampung pengerjaannya. Pasalnya Presiden Joko Widodo disebut akan meninjaunya.
"Pak Presiden katanya akan meninjau tanggal 10 Juni, info dari pengelola, belum dari Istana," tutur Condro.
"Baru omong-omongan dengan kementerian PU katanya Presiden mau cek makanya seminggu sebelumnya pak Menteri (PU) mau lihat kesiapannya sekaligus uji kelayakan. Hanya belum resmi informasinya, baru rencana," tambah Deputy Project Management Syarief Heri di lokasi yang sama.
(Elza Astari Retaduari/Prins David Saut)










































