"Kerja sama dengan masyarakat sangat penting. Setelah ada kasus di Surabaya, dari 9 Mei kita bentuk satgas terima kakatua. Sampai sekarang ada 105 kakatua yang diterima dari masyarakat," ucap Siti dalam raker bersama Komisi IV di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2015).
Selain kakatua jambul kuning, Kemenhut LH juga menerima satwa langka lainnya yaitu orangutan, beruang madu, dan kura-kura moncong babi. Belajar dari kasus penyelundupan kakatua dalam botol, Siti menyebut masih ada kelemahan dalam sistem saat ini.
"Kita ada kelemahan dalam operasi intelijen dan investigasi. Di Pasar Pramuka dan Jatinegara tidak kelihatan padahal segala macam terjadi di sana," ucap politikus NasDem ini.
Siti menjelaskan bahwa saat ini ada 236 jenis satwa liar yang status konservasinya dilindungi. Sebanyak 86 berstatus hampir punah sementara ada 216 jenis yang berpotensi punah.
"Yang paling terancam adalah badak Jawa, badak Sumatera, orangutan Sumatera, dan orangutan Kalimantan," ungkap Siti.
Posko yang berada di Kemenhut LH maupun di berbagai daerah memang didatangi berbagai elemen masyarakat sejak awal bulan. Mereka secara sukarela menyerahkan kakatua jambul kuning peliharaan mereka kepada kementerian.
(Indah Mutiara Kami/Ahmad Toriq)











































