Managing Director PT JI Expo, Prajna Murdaya, menjelaskan dalam penyelenggaraan Jakarta Fair 2015 ini pihaknya menyediakan stand khusus untuk memamerkan budaya Betawi. Di situ pedagang kecil seperti kerak telor ditampung untuk berjualan secara gratis.
"Kita ada tempat namanya Kampung Betawi. Ada yayasan historical budaya Betawi. Kita kasih mereka gratis," kata Prajna dalam konferensi pers di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2015).
Selain itu, kata Prajna, Kampung Betawi juga menyediakan food court khusus. Di dalamnya juga digelar pementasan film dan pertunjukan budaya Betawi.
"Semua tentang culture Betawi. Kita juga promosikan Budaya Betawi di sana," tuturnya.
Jakarta Fair 2015 ini akan dilaksanakan selama 38 hari sejak tanggal 29 Mei-5 Juli 2015. Expo akan digelar dalam 11 hall seluas 10 ribu meter persegi dengan 2.700 perusahaan peserta yang terbagi dalam 1.500 stand.
"Ini pameran terbesar se Asia Tenggara," ujarnya.
Jakarta Fair 2015 ini diharapkan akan mengangkat perekonomian Indonesia yang saat ini tengah lesu. JI Expo menargetkan 5 juta pengunjung dengan nilai transaksi Sebesar Rp 5 triliun.
"Jakarta Fair ini penting sekali karena kita tahu, ekonomi kita agak turun. Ini salah satu aktifasi ekonomi untuk memulihkan perdagangan kita," tutup Prajna.
(Nur Khafifah/Hestiana Dharmastuti)










































