Persatuan Gereja Indonesia Galang Dana Bantu Korban Gempa Nepal

Persatuan Gereja Indonesia Galang Dana Bantu Korban Gempa Nepal

Herianto Batubara - detikNews
Senin, 25 Mei 2015 00:18 WIB
Persatuan Gereja Indonesia Galang Dana Bantu Korban Gempa Nepal
Kehancuran akibat gempa Nepal (Reuters)
Jakarta - Dalam perayaan Puncak HUT Persatuan Gereja Indonesia (PGI) ke-65 hari ini, dilakukan penggalangan dana untuk korban gempa Nepal yang memakan korban tewas 7 ribu orang lebih. Hal itu disebut sebagai wujud solidaritas antar sesama umat manusia.

HUT PGI ke-65 diadakan di Eco Park Ancol, Minggu (24/5/2015). Acara ini sendiri mengambil tema 'Keesaan Dalam Aksi Membangun Rumah Tangga Allah'.

Ketua Umum PGI Pdt Dr Henriette Tabita Lebang mengatakan, dalam acara ini diadakan pula penggalangan dana untuk korban bencana di Nepal. Hal itu sebagai wujud kepedulian sesama umat manusia.

"Korban bencana Nepal menjadi perhatian serius bagi PGI, karena itu seluruh jamaah yang hadir juga melakukan aksi peduli untuk korban dengan mengumpulkan dana. Dan bersyukur terkumpul sebesar Rp 19 juta dari jamaah untuk korban di Nepal," kata Henriette dalam keterangannya, Minggu (24/5/2015).

"Sumbangan tersebut langsung kita serahkan kepada perwakilan peserta dari Nepal yang kebetulan tengah melakukan kegiatan perhelatan akbar sidang raya CAA (Chistian Conference of Asia) ke-14. Kita harapkan bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk korban di Nepal," sambung Henriette menegaskan.

Di tempat yang sama, Menteri Perhungan Iqnatius Jonan dalam sambutannya mengaku bergembira hadir di tengah-tengah perayaan HUT PGI. Dirinya juga berpesan perayaan HUT PGI menjadi momentum yang baik untuk menjaga kekeluargaan di antara umat sesuai tema yang diangkat.

"Mewakili pemerintah berterima kasih telah diundang, karena itu kami selaku pemerintah meminta pengurus PGI tetap menjaga kerukunan dalam beragama," ucap Jonan.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT PGI ke-65 Michael Wattimena mengatakan, perayaan HUT ini bukan sekadar perayaan. Namun momentum yang akan selalu menghadirkan semangat reflektif dan evaluatif.

"Kegiatan ini bukan sekedar perayaan, melainkan suatu upaya untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan bagi semua umat, seperti belum lama ini kita baru saja melaksanakan jalan santai lintas agama. Apalagi dihadiri perwakilan dari pemerintah yakni Menteri Perhubungan Iqnatius Jonan. Kami juga berharap apa yang dilakukan PGI lebih cerdas dan mampu berfikir dan merencanakan masa depan yang lebih baik serta berkualitas. Tentunya memperkuatkan rasa silaturahmi diantara umat agama sesuai kesatuan negera Republik Indonesia," ucap Michael yang merupakan politisi Partai Demokrat ini.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menambahkan, dalam HUT PGI ke-65 dirinya berharap dan berdoa Indonesia semakin maju dan berkembang. Ia pun berharap agar kerukunan antarumatberagama terus ditingkatkan.

"Kita berdoa agar bangsa Indonesia terus maju dalam perekonomian, tentunya kuat dalam solidaritas dalam beragama. Indonesia yang dipimpin Pak Jokowi terus berkembang, dan Indonesia aman, nyaman, serta rakyat jadi makmur. Tak lupa pula para kabinet tetap fokus berkerja sesuai harapan rakyat dan janji-janji Pak Jokowi saat kampanye kemarin," tegas Michael.

"Kita harapan kontribusi Asia untuk pemikiran Kristen dan ibadah berbagi persekutuan antara gereja-gereja di Asia dan di luar, memberikan respons Kriten yang efektif terhadap tantangan dari masyarakat yang berubah dari asia, termasuk hubungan dengan agama lain di Asia." sambung Michael.

(Herianto Batubara/Rina Atriana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads