Habibie Ajak Para Ilmuwan Muda Bergabung dengan Orang-orang Hebat di AIPI

Habibie Ajak Para Ilmuwan Muda Bergabung dengan Orang-orang Hebat di AIPI

M Iqbal - detikNews
Minggu, 24 Mei 2015 16:28 WIB
Habibie Ajak Para Ilmuwan Muda Bergabung dengan Orang-orang Hebat di AIPI
Jakarta - Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) merupakan lembaga yang didirikan BJ Habibie sebagai wadah bagi para ilmuwan‎ Indonesia untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Setelah berusia 25 tahun, anggota AIPI hanya berisi sekitar 70 orang ilmuwan pilihan.

Habibie sebagai pendiri AIPI ingin jumlah keanggotaan AIPI diperbanyak lagi hingga mencapai seribu. Hal itu sebagai perimbangan dengan jumlah rakyat Indonesia yang besar dan potensi SDM yang juga banyak.

"Saya minta yang masih hidup, saya minta anda memperbesar jumlah anggotanya. You can't expect rakyat dengan 250 juta anggota hanya 100. Saya malu. Saya pernah bilang, kalau bisa kita rayakan Oktober (2015) gongnya saat kita memperingati 25 tahun AIPI," kata BJ Habibie.

Hal itu disampaikan di hadapan pengurus dan anggota AI‎PI sekitar 50 orang di perpustakaan Habibie-Ainun kediamannya di Jalan Patra Kuningan 13, Jaksel, Minggu (24/5/2015). Hadir ketua AIPI Prof Sangkot Marzuki, Prof Emil Salim dan lainnya.

Habibie mengatakan, AIPI adalah satu-satunya lembaga ilmu pengetahuan di Indonesia yang dinaungi langsung oleh Undang-undang yaitu UU Nomor 8 tahun 1990 tentang AIPI‎.

"AIPI adalah titik paling ideal. Dari perang sumber daya manusia yang bersinergi 3 elemen tadi (agama, budaya, IPTEK) dan memiliki lapangan kerja yang unggul. Itu satu-satunya organisasi yang dilindungi UU, industri strategis saja tidak," papar Habibie.

"UU itu dibuat 10 tahun lalu, alasannya kita membutuhkan wadah di mana SDM diperbaharukan tanpa kepentingan golongan, politik, keluarga, tapi hanya keperluan ilmu pengetahuan dan teknologi," imbuh mantan Presiden RI itu.

Habibie menuturkan, anggota AIPI bisa merupakan ilmuwan-ilmuwan muda yang menguasai bidang tertentu dan masuk dalam 5 komisi yang ada di AIPI.‎ Yaitu komisi lmu Rekayasa yang sebelumnya diketuai Habibie, Ilmu Kedokteran, Ilmu Sosial, Ilmu Pengetahuan Dasar dan Komisi Kebudayaan.

"Kita sudah exercise 25 tahun. Mana kekuatan dan kelemahan. Yang tentukan anda dari tiap komisi, kalau yang terbaik belum setinggi Amerika, Eropa, tapi di bumi kita terbaik, it's oke," tuturnya.

Nantinya jika 1.000 ilmuwan sudah berkumpul dalam AIPI, Habibie ingin anggota perdana dan yang saat ini ada di mana hampir seluruhnya profesor, menjadi pembimbing atau yang memberikan guidance.

"Jadi saya minta bapak-bapak ibu-ibu, kuncinya ada pada anda. Salahsatu kolega anda (di AIPI) pernah memimpin bangsa ini, bukan hanya memimpin tapi mengubah. It's your.." kata Habibie.

"Jadi saya minta tolong dipikirkan sasarannya tanggal 13 Oktober yang akan datang, kita sudah tahu spektrum itu terpenuhi, pakai sasaran 1.000 (anggota). Anda bisa lihat Amerika berapa puluh ribu," lanjutnya.

"Kita tidak usah (rekrut anggota) the best seperti anda, karena anda ada wisdom. Ada yang masih muda 40-50 tahun tapi jagoan, the best. Makin lama makin banyak. Anda memberikan political umbrella pada Indonesia yang ujung tombaknya diwakili anda sebagai perseorangan dan institusi AIPI," tambahnya.

(M Iqbal/Rachmadin Ismail)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads