"Sepertinya memang kecil, tetapi perputaran uang pungutan liar dalam semalaman ini bisa mencapai puluhan juta rupiah," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hengki Haryadi kepada detikcom, Minggu (24/5/2015).
Pundi-pundi uang itu merupakan hasil pungutan liar para preman mulai dari parkir, jasa keamanan, pungutan air mineral, jasa kawalan hingga praktik percaloan untuk restoran.
Preman yang menguasai TPI Muara Angke ini tidak hanya satu-dua orang, tetapi puluhan. Mereka berkelompok dan terorganisir.
"Ada yang mengorganisir dari kelompok tertentu," ungkapnya.
Operasi skala besar yang dilakukan Polres Tanjung Priok bersama Kodim 0502, Sabtu (24/5) malam hingga Minggu dini hari tadi berhasil mengamankan 13 orang preman.
(Mei Amelia R/Rachmadin Ismail)










































