"Kami masih 'tekor' USD 4.000 Pak," kata ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira), Dirga Sirajuddin saat berdialog dengan rombongan anggota DPD yang dipimpin Irman Gusman.
Dialog berlangsung saat jamuan santap malam bersama rombongan anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipimpin ketuanya Irman Gusman bersama mahasiswa Indonesia dan Rusia. Acara tersebut berlangsung di Wisma KBRI Moskow, Rusia, Sabtu (23/5/2015) malam.
Melihat fakta tersebut, Irman pun langsung menutup 'tekor' PPI Rusia. "Malam ini juga kekurangan (tekor) itu kita selesaikan," kata Irman.
Bantuan langsung diberikan oleh Irman kepada PPI di Rusia.
Kepada Irman, PPI di Rusia menitipkan 'Manifesto Moskow' untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Rekomendasi inilah yang merupakan sumbangan ide peserta simposium kepada Tanah Air dalam rangka kesiapan memasuki Komunitas ASEAN," kata Dirga.
Acara simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Amerika-Eropa sendiri mengambil tema “Persatuan dan Kesatuan Bangsa menghadapi ASEAN Community 2015”.
Acara puncak Simposium PPI Amerika-Eropa itu berlangsung tanggal 6 Mei 2015, di kampus Moscow State Institute of International Relations (MGIMO University), Moskow.
Simposium mengundang perwakilan dari 20 negara PPI Amerika-Eropa, dan dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa, baik mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing di Rusia.
(Erwin Dariyanto/Ferdinan)










































