"Kita bagi-bagi jadi ada yang kita antar menggunakan bus dan ada juga yang menggunakan kereta. Tadi kita berangkatkan sekitar pukul 22.00 WIB," kata Humas Daop III Supriyanto ketika dihubungi detikcom, Sabtu (23/5/2015) malam.
Supriyanto mengatakan sekitar 30 penumpang dengan tujuan Pekalongan dan Semarang diantar menggunakan bus. Sementara sisanya sekitar 330 orang diantar menggunakan kereta api.
"Kita antar naik bus yang turun di Pekalongan dan Semarang sekitar 30 orang. Sisanya ada yang ke Madiun, Nganjuk sampai Surabaya itu kita bagi-bagi naik kereta selanjutnya, ada macam-macam kan keretanya," ucap Supriyanto.
Supriyanto mengatakan evakuasi penumpang berlangsung lancar. Ada 1 penumpang yang mengalami cedera di kepala telah dilarikan ke rumah sakit.
"Satu korban luka di kaki yaitu petugas juga telah dibawa ke rumah sakit," imbuh Supriyanto.
Akibat kecelakaan itu, rute perjalanan kereta pun mengalami sedikit perubahan. Pihak KAI mengatur rute kereta yang melewati wilayah tersebut untuk memutar yaitu melalui rute Cirebon-Prupuk-Tegal.
Kecelakaan ini terjadi pukul 18.40 WIB. Ada dua orang menjadi korban dan dibawa ke RS Ciremai. Ada bagian lokomotif yang melintang di jalan.
(Dhani Irawan/Prins David Saut)











































