Pantauan detikcom, Sabtu (23/5/2015), ratusan imigran Rohingya makan siang usai melaksanakan salat Zuhur berjamaah. Mereka berkumpul dalam gedung tempat mereka berkumpul. Nasi dan lauk untuk mereka ditaruh dalam piring oleh relawan dan Satpol PP. Setelah itu, para pengungsi ini kembali ke tempat duduk masing-masing dengan tertib.
Imigran ini sudah ditampung di Kuala Langsa sejak seminggu lalu. Saat makan, mereka duduk di atas tikar yang digelar di sana. Mereka terlihat menyantap makan siang dengan penuh semangat. Usai makan, piring yang mereka gunakan dikembalikan ke petugas.
Beberapa pengungsi usai makan langsung ke luar gedung tempat mereka ditampung. Beberapa di antara mereka membantu relawan mengangkut piring ke dalam mobil untuk dicuci. Tak ada suara gaduh yang terdengar saat mereka menyantap makan siang. Semua berjalan tertib.
Imigran Rohingya dan Bangladesh ditempatkan di gedung terpisah meski dalam satu lokasi. Mereka sengaja dipisah karena saat terombang-ambing di laut sempat terjadi keributan antarkedua kelompok etnis ini. Mereka saling pukul karena persediaan makanan terbatas. Setelah diselamatkan nelayan, mereka kemudian ditempatkan di gedung terpisah.
(Khairul Ikhwan/Khairul Ikhwan)











































