Minta Beras Plastik Diusut, Kementan: Tata Niaga Juga Perlu Perbaikan

Minta Beras Plastik Diusut, Kementan: Tata Niaga Juga Perlu Perbaikan

Hardani Triyoga - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2015 12:50 WIB
Minta Beras Plastik Diusut, Kementan: Tata Niaga Juga Perlu Perbaikan
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) meminta kasus penemuan beras sintetis diusut tuntas pihak aparat hukum. Dirjen Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementan, Yusni Emilia Harahap, mengatakan isu ini membuat masyarakat cemas.

"Saya sendiri agak merinding akan kejahatan beras sintetis. Kalau terbukti, ini kejahatan yang luar biasa. Ini menjadi waspada, perlu ada tindak lanjut. Kasus ini perlu dituntaskan," kata Yusni dalam diskusi "Kejahatan Beras Sintetis" di DoubleTree by Hilton Hotel, Cikini, Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Namun, dia menambahkan hikmah yang diambil dari kejadian ini adalah perbaikan dalam sistem distribusi. Menurutnya, pengelolaan tata niaga beras ini mesti diperbaiki agar mempermudah dalam penelurusan dan perbaikan beras.

Pentingnya perbaikan ini dilakukan mengingat beras adalah pangan pokok masyarakat Indonesia. "Saya rasa tata niaga itu mendesak diperbaiki agar bisa dapat mempermudah untuk penelusuran, perbaikan, pendaftaran beras, pengemasannya harus teregister. Karena beras juga merupakan pangan utama kita sehingga betul-betul tata niaga beras ini dapat dilakukan," ujarnya.

Selain itu, dia juga ingin menyampaikan perlu adanya sistem koordinasi yang dibangun antarlembaga terkait. Sebagai negara pangan, Indonesia sulit dilepaskan dari beras.

Diharapkannya, seluruh lembaga pemerintah terkait bisa bertindak cepat dan berkoordinasi menanggapi persoalan seperti kejadian munculnya beras sintetis.

"Untuk melakukan satu pembenaran tehadap kasus ini, sudah barang tentu diperlukan kerja cerdas dan tepat. Itulah yang sedang dilakukan. BPOM sendiri sudah punya hasil uji lab mereka tapi dikasih ke kepolisan," tuturnya.

(Hardani Triyoga/Ahmad Toriq)


Berita Terkait