"Penjemputan dilakukan Jumat (22/5) malam kemarin di Lapas Karawang," kata Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/5/2015).
Slamet menyebut AA adalah otak di balik peredaran 17 Kg sabu dan juga melibatkan seorang warga Iran, Jahangirzadeh Majid (JM). "Dia aktornya yang mengendalikan sabu yang dibawa sipir itu," kata Slamet.
Sipir yang kini jadi tersangka, Dedi Romadi, kini mendekam di Rutan BNN, Jl MT Haryono, Cawang. Dedi ditangkap Kamis (21/5) malam di Atrium Senen, Jakarta Pusat.
Petugas lantas menggeledah asrama yang didiami Dedi yang terletak tidak jauh dari Lapas Banceuy. Di dalam kamar tersebut, petugas menemukan 778 pil ekstasi dan sejumlah paket sabu siap edar.
Total delapan orang diamankan dalam kasus tersebut. Namun, empat di antaranya masih diselidiki keterlibatannya karena keempat orang yang diamankan berada di lokasi penggeledahan.
(Andri Haryanto/Ahmad Toriq)











































