Komplek pemakaman itu terletak persis di atas makam Qosam Ibnu Abbas, di Samarqand Uzbekistan.
Foto-foto tersebut dicetak di nisan, persis di atas informasi identitas dan tanggal kematian. Ukuran foto dan tinggi nisan beragam, namun tingginya rata-rata 1 meter.
Walhasil, deretan nisan di pemakaman itu seperti barisan foto-foto. Hal ini memantik tanda tanya dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman.
"Dari mana Uzbekistan bisa ada budaya masang foto di makam?," tanya Irman saat berkunjung ke makam tersebut, Jumat (22/5/2015).
Pertanyaan tersebut dijawab Morsyid, warga asli Uzbekistan yang bekerja di KBRI. "Ini karena ada pengaruh budaya Rusia," kata Morsyid menjawab pertanyaan Irman.
Uzbekistan memang pernah menjadi jajahan Rusia dari tahun 1860-an. Negara ini merdeka pada 1 September 1991 dengan Islam Karimov sebagai Presidennya.
(Erwin Dariyanto/Mega Putra Ratya)











































