"Diamankan siang tadi di Cileunyi, Bandung," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).
Nunu telah menjadi terdakwa dalam perkara penambangan batu bara tanpa izin karena IUP, IPR, dan IUPK telah mati masa berlakunya. Dia ditangkap pukul 12.15 WIB di Masjid Al Musyawarah, Cileunyi, Bandung.
Nunu telah melakukan hauling tambang batubara sebanyak 75 kali. Dia menjadi buronan berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan No: 464/Pid.B/2014/PN.Trg tanggal 18 Februari 2015.
Selain itu, jaksa juga menangkap tersangka atas nama Edi Ardiansyah bin Bachtiar asal Kejaksaan Negeri Tenggarong. Dia buron berdasarkan surat Sprindik nomor Print-53/Q.4.12/Fd.1/01/2015 tanggal 5 Januari 2015.
"Yang bersangkutan merupakan PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara," ucap Tony.
Tony menyebutkan, Edi diamankan di jalan Ahmad Yani nomor 91 Balikpapan. Dia ditangkap pukul 21.00 Wita, Kamis (21/5) kemarin.
Edi merupakan tersangka dugaan korupsi penggunaan anggaran operasional pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara tahun anggaran 2010 sekitar Rp 8.919.004.720. Edi sudah dipanggil 3 kali namun tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang sah.
(Dhani Irawan/Moksa Hutasoit)










































