Kagum Evakuasi Erri di Merapi, Gubernur Ganjar: Tekniknya Luar Biasa

Pendaki Jatuh di Kawah Merapi

Kagum Evakuasi Erri di Merapi, Gubernur Ganjar: Tekniknya Luar Biasa

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 22 Mei 2015 18:36 WIB
Kagum Evakuasi Erri di Merapi, Gubernur Ganjar: Tekniknya Luar Biasa
Foto: Istimewa
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bertemu dengan Bakat Setyawan alias Lahar yang berhasil mengevakuasi jenazah Erri Yunanto dari kawah Gunung Merapi. Ia sangat mengapresiasi keberanian Lahar dan teman-temannya sehingga akan segera meneruskan usul pemberian penghargaan ke BNPB.

"Akan saya teruskan kepada BNPB (usul penghargaan)," tegas Ganjar di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (22/5/2015).

Lahar dan teman-teman Barameru Boyolali ditemui Ganjar siang tadi di kantor Gubernur Jawa Tengah. Ganjar mengatakan pihaknya belum tahu penghargaan berupa apa yang akan diberikan, namun menurutnya tim relawan tersebut membutuhkan peralatan rescue.

"Yang mereka ingin itu bantuan peralatan rescue, materi mereka tidak berpikiran itu, saya tahu karena pernah masuk ke dunia mereka. Mereka butuh penghormatan, dan saya sangat menghormati mereka," tandas Ganjar.

Politisi PDIP itu mengaku sangat kagum dengan keberanian Tim SAR dan tim relawan yang melakukan evakuasi di kawah merapi. Menurutnya perlu bakat dan keberanian untuk bisa mengemban tugas yang berbahaya itu.

"Proses dilakukan dengan teknik luar biasa, ada talenta. Turun di kawah bersuhu 100 derajat celcius tanpa peralatan proteksi memadai dengan tali terbatas, teras tiga trap, butuh teknik serius," katanya.

Sementara itu terkait sosok Lahar, lanjut Ganjar, menurutnya ia adalah orang yang sudah dekat dengan merapi dan mengetahui medan di gunung berapi itu.

"Dia sudah tiga kali turun ke situ (kawah Merapi), seperti dukunnya, tahu jalurnya tahu psikologinya," ujarnya.

Dalam pertemuan yang digelar di kantor Gubernur Jateng itu, Lahar sempat memperlihatkan foto evakuasi hanya kepada Ganjar. Selain itu, Lahar juga memberikan sebuah bongkahan batu dari kawah gunung Merapi yang diambil saat suhu masih 100 derajat celcius.

(Angling Adhitya Purbaya/Triono Wahyu Sudibyo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads