Sandera dan Ancam Bunuh Balita di Cilincing, Aji Ditembak Mati Polisi

Sandera dan Ancam Bunuh Balita di Cilincing, Aji Ditembak Mati Polisi

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Jumat, 22 Mei 2015 17:06 WIB
Sandera dan Ancam Bunuh Balita di Cilincing, Aji Ditembak Mati Polisi
Jakarta - Jajaran Polres Jakarta Utara menembak mati seorang penyandera anak kecil, Aji Saputra (25) di jalan Kali Baru Barat, RT 05 RW 07, Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga tewas dan 2 orang mengalami luka berat.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Azhar Nugroho mengatakan kejadian penyanderaan tersebut terjadi pada pukul 06.00 WIB, Jumat (22/5/2015). Korban pertama tewas dalam peristiwa tersebut atas nama Mulyani (32) sebagai kakak istri pelaku.

Korban kedua mengalami luka-luka merupakan suami Mulyani, yakni Soleh Raharjo (35). Dan korban ketiga, anak tetangga pelaku Almas Khairul Basyar (4) adalah bocah yang disandera pelaku.

"Awalnya pelaku menyandera anaknya sendiri, lalu korban pertama dan korban kedua dibangunkan oleh istri pelaku, Darwati. Karena rumah korban pertama dan korban kedua beda tempat tapi tetap pada RT dan RW yang sama," ujar Azhar kepada wartawan.

Kemudian, Mulyani dan Soleh mendatangi pelaku dan menanyakan permasalahannya. Kedatangan kedua orang tersebut bukannya memperbaiki keadaan namun membuat pelaku tambah marah dan emosi.

"Lalu pelaku mengamuk dan menusuk korban pertama dan korban kedua," terangnya.

Saat menusuk Mulyani dan menyayat Soleh, ulah pelaku tersebut diketahui oleh warga sekitar. Karena takut dikeroyok massa, pelaku masuk ke rumah tetangganya dan menyandera salah satu anak tetangganya yakni Almas Khairul Basyar.

"Polsek Cilincing dibantu Polrestro Jakut berupaya untuk menyelamatkan korban ketiga yang masih dalam sekapan pelaku dan dilakukan negoisasi dengan berbagai pendekatan atau tahapan oleh Waka Polres Metro Jakut dan tokoh masyarakat setempat agar pelaku menyerahkan diri dan membebaskan korban ketiga," jelasnya.

Bukannya menyerahkan sandera, pelaku malah melawan petugas polisi dengan menyerang menggunakan senjata tajam. "Selanjutnya dalam keadaan overmach petugas melumpuhkan pelaku dengan cara menyergap dan menembak di bagian dada sebelah kanan. Pelaku meninggal dunia disaat dalam perjalanan ke rumah sakit," terang Azhar.

Adapun korban pertama, Mulyani meninggal dunia saat tengah dibawa ke RSUD Koja karena mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri. Korban kedua, Sholeh mengalami luka pada bagian punggung sebelah kanan. Sedangkan korban ketiga, Almas mengalami luka beberapa sayatan pada kaki kiri dan kanan.

Sholeh dan Almas kini masih mendapatkan perawatan di RSUD Koja.

(Taufan Noor Ismailian/Herianto Batubara)



Berita Terkait