detikcom mengunjungi kampus itu pada Jumat (22/5/2015) sekitar pukul 15.00 WIB. Pintu kampus yang berbentuk rumah itu tertutup rapat. Terpajang papan yang menunjukkan bahwa rumah tersebut dijual.
Selain itu papan 'dijual', ada sejumlah papan nama lain di rumah itu. Tepatnya ada di bagian pintu teralis paling depan dan pagar samping.
"University of Berkley Michigan USA BBA-MBA-PhD Disyahkan Pemerintah USA LMII Medan-Jakarta-Bandung-Surabaya," demikian bunyi papan nama yang terdapat di teralis depan.
"Prof Dr Liartha S Kembaren SE MSi PhD," terdapat di bagian atas pintu teralis itu.
"STIE Pascasarjana LMII Magister Manajemen Bimbingan Manajemen Bisnis Administrasi LMII pintu gerbang mendapatkan gelar PhD MBA BBA USA," terdapat di pagar samping.
Salah seorang warga sekitar mengatakan rumah itu memang selalu sepi. Sudah lama tak ada aktivitas di rumah tersebut.
"Memang rumah itu sepi aja. Tak ada aktivitas, namun beberapa hari belakangan ini ada salah seorang ke situ sih," kata salah seorang remaja 16 tahun yang ketika kecil sering bermain dengan penghuni rumah itu.
Kamis (21/5) kemarin Menristek Dikti M Nasir melakukan sidak ke kampus University of Berkley yang ada di Jakarta Pusat, tepatnya di Lantai 2 Gedung Yarnati, Jl Proklamasi, Pegangsaan, Menteng. Di kampus itu, Menteri Nasir menemukan ijazah palsu. Dia juga mengungkapkan bahwa izin kampus itu hanya tempat kursus, bukan penyelenggara pendidikan tinggi.
Di situsnya, www.lmii.web.id, kampus yang dipimpin Prof Dr Liartha S Kembaren SE SH MSi DR PhD DBA EdD CPC ini menampilkan 44 nama yang diklaim sebagai alumninya. Sejumlah nama merupakan tokoh berpengaruh, di antaranya ada nama menteri dan perwira tinggi Polri. Tentunya nama-nama yang diklaim ini patut diragukan kebenarannya. Menteri Nasir juga bertekad menutup kampus ini. Situsnya telah lebih dulu tutup.
(Ahmad Toriq/Nurul Hidayati)











































