"Riwayat yang ada sekitar 3 bulan lalu ada pemahaman atas keyakinan dia. Enggak tahu benar atau tidak, tapi menurut dokter ada yang perlu diobservasi," ujar kuasa hukum Utomo dan Iin, Handika Honggowongso di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2015).
Handika mengatakan Utomo juga meyakini bahwa istrinya dan dirinya memiliki darah pangeran. Bahkan Utomo dalam beberapa bulan terakhir melakukan tradisi kejawen.
"Dalam rangka obsesi dan merealisasi panggilan ghaib. Nanti diobservasi," terangnya.
Terkait penggunaan sabu, Handoko juga menjelaskan bahwa hal itu bagian dari tirakat dan zikir, termasuk mengunci diri dan menelantarkan kelima anaknya. "Iya itu bagian dia proses dia," ucapnya.
Soal kondisi Iin, Handoko menggambarkan kejiwaan pasangan Utomo ini masih labil. Iin disebut lebih banyak menangis dan tersenyum daripada berbicara.
"Untuk urus diri sendiri saja dia tak bisa normal," jelas Handika.
(Muhammad Taufiqqurahman/Nograhany Widhi K)











































