Pantauan detikcom, usai pembagian peralatan mandi para imigran ini kemudian dipanggil satu per satu ke tenda medis. Di sana mereka disuntik di lengan kiri. Mereka yang sudah disuntik kemudian diberi tanda berupa pita hijau yang diikatkan di tangan. Setelah itu, mereka dibolehkan kembali ke tenda masing-masing.
Sebagian pengungsi ada yang takut disuntik sehingga harus dirayu oleh petugas. Mereka ada yang ditutup mata dan dipegang tangan agar tidak takut dan melawan.
Kepala Puskesmas Rantau Selamat, Aceh Timur, dr Hambali, mengatakan, semua imigran yang ditampung sementara di bekas pabrik kertas disuntik untuk mencegah penularan berbagai macam penyakit. Mereka semua disuntik tetanus.
"Tapi untuk balita ada suntik imunisasi, campak dan polio. Sedangkan anak di bawah umur tetanus dan campak dan orang dewasa tetanus saja," kata Hambali saat ditemui di lokasi pengungsian, Jumat (22/5/2015).
Menurut Hambali, para imigran ini masih rentan terhadap berbagai penyakit. Kondisi mereka saat ini sudah lebih baik dibandingkan saat pertama diselamatkan dua hari lalu.
"Suntik ini untuk mencegah penularan penyakit, karena mereka masih rentan," ungkapnya.
(Khairul Ikhwan/Triono Wahyu Sudibyo)











































