"Saya harap ini bisa ada pengertian, ada saling penghargaan satu yang lain supaya lancar. Saya dengar ini adalah saling berjalan (antara) Pak Jusuf Kalla bersama timnya terus selesai, sebaiknya mudah-mudahan bisa," kata Novanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2015).
Jika JK yang merupakan mantan Ketum Golkar itu mampu menemukan jalan keluar, maka ini dianggap Novanto sebagai suatu kehormatan besar. Tetapi Novanto enggan memberikan usul soal bentuk islah yang akan dijajaki kedua pihak.
"Ini yang dilakukan oleh kubu Pak Agung Laksono dan Pak Aburizal Bakrie, islah ini, adalah satu penghormatan besar DPR dan juga keluarga besar daripada partai Golkar," imbuh Novanto.
Menurut Ketua DPR ini, Presiden Jokowi juga menginginkan Golkar bersatu. Sehingga dia mengapresiasi langkah yang diambil dua pihak untuk bertemu JK.
Sebelumnya seusai sidang PTUN, kubu Ical lebih dulu bertemu dengan JK pada Senin (18/5). Esoknya (19/5) giliran kubu Agung yang bertemu JK.
Sekjen kubu Ical, Idrus Marham kemudian menyampaikan kalau pihaknya akan kembali menemui JK. Namun dia tak merinci kapan dan di mana pertemuam akan dilakukan.
Idrus hanya menyebut pertemuan akan dilakukan antara hari ini atau Sabtu (23/5) besok. Sementara itu JK masih dalam perjalanan dari Tokyo, Jepang dan diperkirakan akan tiba di Jakarta pada pukul 17.00 WIB.
(Bagus Prihantoro Nugroho/Elvan Dany Sutrisno)











































