Menurut informasi dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, ribuan penumpang sempat masih menumpuk di Stasiun Manggarai hingga sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (21/5/2015). Di saat jam-jam berangkat atau pulang kerja, Stasiun Manggarai memang selalu penuh penumpang. Namun hari ini penumpukan terjadi lebih daripada hari-hari biasanya.
Menurut Humas PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunnisa, penumpukan itu merupakan imbas dari perbaikan jalur di lintas Stasiun Manggarai dengan Stasiun Jatinegara. Hal tersebut berdampak jarak masuk kereta yang satu dengan yang lain menjadi lebih lama.
"Sudah 2 minggu terakhir ada perbaikan dan perawatan jalur di antara lintas Manggarai dan Jatinegara. Ketika perawatan ini dilakukan pembatasan kecepatan dilakukan, dampaknya itulah pasti terjadi antrian masuk (ke stasiun), jadi jarak antar kereta jadi lebih lama," ungkap Eva saat dihubungi detikcom, Kamis (21/5/2015).
Stasiun Manggarai memang merupakan stasiun yang dilintasi oleh kereta-kereta dari berbagai jurusan. Sehingga penumpukan, terutama di jam sibuk, tidak bisa dihindari. Menurut Eva, jalur yang paling berdampak adalah jalur Bekasi-Jakarta Kota dan sebaliknya yang harus melalui rel yang sedang diperbaiki.
"Biasanya di peak hour jam 19.30 WIB sudah relatif sepi. Tapi tadi sampai pukul 20.00 WIB memang masih ramai. Karena jarak masuk antar kereta lebih lama dan di peak hour penumpang datang terus makanya terjadi penumpukan. Tapi tadi (pukul 21.45 WIB) dipantau di CCTV sudah sepi ya (Stasiun Manggarai)," jelas Eva.
Meski terjadi penumpukan, kata Eva, kondusinya belum terbilang parah. Pada akhirnya kereta tetap bisa mengangkut penumpang meski waktunya jadi sedikit lebih lama.
"Tapi ini tadi tidak sampai menimbulkan dampak krusial ya. Masih terbilang kondusif," pungkas Eva.
(Elza Astari Retaduari/Indah Mutiara Kami)











































