โ"Enggak ada perubahan, bagaimana mau mengubah. Mengubah itu kalau barangnya sudah jadi terus diganti," kata Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Kamis (21/5/2015).
โPratikno menjelaskan proses pemilihan nama-nama berlangsung lama. Setiap minggu, Jokowi menyisihkan nama-nama hingga berujung pada sembilan nama yang diumumkan pagi ini.
"Usulan nama itu banyak sekali, terima kasih kepada masyarakat yang mengusulkan," tuturnya.
Pemilihan 9 nama perempuan ini mendapat banyak apresiasi dari masyarakat. Namun, Pratikno enggan menanggapi apresiasi itu secara berlebihan.
"Ya ini masalahnya bukan mencari apresiasi, ini adalah komitmen untuk melahirkan komisoner-komisioner yang punya intergritas, punya kompetensi yang lengkap, ke depan punya komitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi. Ini bukan masalah mencari tepuk tangan," ungkapnya.
Sementara itu Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki mengatakan dalam waktu dekat sembilan srikandi Pansel KPK dijadwalkan akan bertemu Jokowi di Istana.
โ"Dalam waktu dekat, sepulang dari kunjungan. Senin saya kira Presiden sudah di sini, Senin atau Selasa kita akan agendakan supaya ketemu pansel itu supaya ada visi yang sama antara harapan Presiden, seperti yang disampaikan dalam pengumuman itu Presiden ingin mengembalikan KPK sebagai lembaga negara yang berwibawa, yang sinergi dengan pemerintah dalam hal ini polisi dan kejaksaan dan lembaga yudisial," ungkapnya.
(Mega Putra Ratya/Indah Mutiara Kami)











































