Toko yang Diduga Jual Beras Plastik Digaris Polisi, Tetangganya Takut Omset Turun

Toko yang Diduga Jual Beras Plastik Digaris Polisi, Tetangganya Takut Omset Turun

- detikNews
Kamis, 21 Mei 2015 18:21 WIB
Toko yang Diduga Jual Beras Plastik Digaris Polisi, Tetangganya Takut Omset Turun
Toko beras diberi garis polisi (Foto: Aditya/detikcom)
Jakarta - Toko yang diduga menjual beras bercampur bulir plastik di Bekasi digaris polisi. Temuan ini juga membuat pedagang beras setempat khawatir omset mereka merosot.

"Rasa cemas pasti ada, apalagi kalau sampai penjualan menurun. Bahkan sejak ada kabar itu kita sudah wanti-wanti ke pembeli kalau beras yang dijual bukan beras plastik," ucap Wiliam, pedagang beras di Pasar Tanah Merah Mutiara Gading Timur, Bekasi Timur, Kamis (21/5/2015).

Toko sembako Wiliam berada di samping toko yang disegel polisi karena diduga menjual beras plastik. Di toko inilah Dewi, pedagang nasi uduk, membeli beras yang kemudian diduga bercampur beras palsu. Laporan Dewi tercatat di kantor polisi pada Selasa (19/5). Setelah itu polisi langsung menyelidiki dan mendatangi toko tempat Dewi membeli beras. Polisi lalu memberikan garis polisi di sekeliling toko.

Wiliam mengaku tokonya tidak mengambil stok beras yang sama dengan toko yang digaris polisi itu. Dia biasanya menyetok beras dari Karawang, Jawa Barat.

"Kalau saya supplier berasnya langsung ambil ke Karawang karena sudah lama dan tahu bagaimana pengolahannya. Kalau toko yang ditutup itu saya nggak tahulah ya dia beli sama siapa. Prinsip saya nggak maulah mencampuri atau ganggu bisnis orang lain," ucap Wiliam.

Untuk meyakinkan pembeli, Wiliam mencoba sendiri beras yang dijualnya. Dia memasak dan mengkonsumsinya sendiri. Hasilnya beras tak bermasalah dan kualitasnya bagus.

Dia berharap pemerintah bisa lebih tegas dan ketat mengawasi peredaran beras oplosan berbahaya ini. Selain itu sebagai pedagang juga harus lebih teliti dalam menerima beras yang akan dijual.

"Kami sebagai penjual agen atau eceran perlu pertegas ke distributornya bagaimana beras yang akan dikirim," katanya.β€Ž

(Salmah Muslimah/Nurul Hidayati)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads