"Kita prihatin bahwa justru banyak kegaduhan-kegaduhan yang tak perlu ditimbulkan oleh beberapa individu dalam pemerintah sendiri. #1TahunKMP," kata Prabowo lewat twitter, Kamis (21/5/2015).
Pertemuan KMP sendiri selain tasyakuran ulang tahun pertama juga membahas persoalan nasional. Salah satunya membahas putusan PTUN yang memenangkan gugatan Golkar hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie. Yang juga dibahas adalah langkah Menkum HAM Yasonna Laoly yang mengajukan banding putusan PTUN, kompak dengan kubu Agung Laksono.
Meski tak langsung menyebut siapa orang di dalam pemerintahan yang membuat gaduh, Prabowo memberi pesan kepada Presiden Jokowi bahwa ketenangan politik tak akan terwujud kalau ada yang terus membuat gaduh. Prabowo mengingatkan pentingnya kepastian hukum dan menjaga marwah demokrasi.
"Ketenangan politik hanya akan terwujud kalau demokrasi dihormati dan dijalankan. Tak boleh ada akal-akalan terhadap hukum dan demokrasi," kata Prabowo.
Prabowo lantas menegaskan komitmen KMP untuk terus bermitra kritis dengna pemerintah. KMP akan terus memberi saran demi kebaikan pemerintahan Jokowi-JK.
"KMP akan selalu akan menjaga & mengutamakan kepentingan bangsa & negara. Mohon doa' dan dukungan sahabat selalu. Terima kasih. #1TahunKMP," pungkasnya.
Lalu siapa sebenarnya orang pemerintahan yang dianggap Prabowo terus membuat gaduh?
(Elvan Dany Sutrisno/Triono Wahyu Sudibyo)











































