Minyak Tanah Langka di Makassar, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Rabu, 16 Feb 2005 21:03 WIB
Jakarta -
Akibat kelangkaan minyak tanah yang terjadi di Makassar sejak seminggu terakhir, PT Pertamina menggelar Operasi Pasar (OP) dengan mengunjungi pemukiman padat penduduk.Dalam operasi, Pertamina menyiapkan mobil tangki berkapasitas 5 ribu liter. OP tersebut difokuskan di Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang."Hal ini kami lakukan untuk membantu warga karena kelangkaan minyak tanah," ujar Nadjamuddin, Humas PT Pertamina Unit Pemasaran VII Sulawesi, saat ditemui di lokasi operasi, Rabu (16/2/2005).Setiap warga diberi jatah hanya lima liter minyak tanah dengan harga Rp 900 per liter. "Bila ada warga yang membawa jerigen berkapasitas lebih dari lima liter, tidak akan dilayani," tukasnya.Kelangkaan minyak tanah di Makassar disebabkan kuota BBM yang diberikan untuk Sulsel pada tahun 2005 mengalami penurunan dibanding dengan kuota tahun 2004 lalu, yakni dari 344.213 kiloliter (kl) menjadi 314.000 kl. Khusus untuk Kota Makassar, kuota yang disiapkan tahun ini adalah 549,5 kl.Selain itu, kelangkaan tersebut juga diduga karena ada oknum-oknum yang menimbun stok untuk mencari keuntungan pribadi.Saat OP berlangsung, tampak antrean panjang warga yang menanti pelayanan, meski di bawah terik matahari. Beberapa warga tampak kesal karena pihak Pertamina tidak mampu mengatasi membludaknya antrean masyarakat untuk mendapatkan minyak tanah murah itu."Siapa yang tidak kesal. Kami sudah lama antre, tapi kami belum juga mendapatkan minyak tanah," keluh Hamna, salah seorang ibu rumah tangga. Antrean itu pun baru berangsur-angsur habis pada sore hari.
(sss/)










































