Johan tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (21/5/2015) sekitar pukul 13.15 WIB. Mengenakan kemeja biru, Johan langsung duduk di kursi pengunjung.
Saat Johan datang, saksi ahli administrasi negara Wiryawan Chandra tengah memberikan keterangannya. Johan mengatakan, kedatangannya untuk memberi dukungan moril kepada tim hukum KPK.
"Kehadiran saya untuk memberikan dukungan moril. Setidaknya dengan kehadiran salah satu pimpinan, teman-teman dari Biro Hukum bisa terjaga semangatnya," kata Johan di sela-sela istirahat sidang sekitar pukul 14.00 WIB.
Johan optimistis tim KPK bisa memenangkan praperadilan kali ini. Apalagi mereka telah belajar dari kekalahan di sidang praperadilan sebelumnya.
"Kami menghormati apapun yang akan diputus bapak hakim. Kami juga menghormati langkah-langkah yang dilakukan Pak Poernomo," ujar Johan.
Johan menjelaskan, pasca kekalahan kemarin, KPK kini punya strategi baru. Namun ia belum mau merinci strategi apa yang dimaksud.
"Setelah kekalahan dalam praperadilan Pak Ilham, KPK memang ada strategi baru. Di mana di awal kami memperkirakan bahwa praperadilan tidak bicara substansi proses penyidikan, tapi prosedur," jelas Johan.
"Lihat saja nanti sidangnya. Kami optimis (menang)," lanjutnya.
(Rina Atriana/Herianto Batubara)











































