Kisah Mengenaskan Imigran Terombang-ambing di Laut sebelum Sampai Indonesia

Kisah Mengenaskan Imigran Terombang-ambing di Laut sebelum Sampai Indonesia

- detikNews
Kamis, 21 Mei 2015 13:42 WIB
Kisah Mengenaskan Imigran Terombang-ambing di Laut sebelum Sampai Indonesia
(Foto: Agus Setyadi/detikcom)
Aceh Timur - Ratusan imigran Rohingya, Myanmar, dan Bangladesh kini ditampung sementara di Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, Aceh. Mereka terkatung-katung di laut selama 4 bulan sebelum diselamatkan. Bahkan mereka juga kekurangan makanan. Bagaimana mereka bertahan hidup?

Seorang warga Rohingya, Hasan Ali (30), mengatakan, ia bersama ratusan pengungsi lain berangkat dari Myanmar menggunakan tiga boat kecil dan satu boat besar. Saat tiba di wilayah Thailand, boat kecil bocor sehingga penumpang dipindah ke boat ukuran besar.

Selama berbulan-bulan dalam boat besar tersebut, sekitar 433 para imigran dari Rohingya, Myanmar dan Bangladesh duduk berdesakan. Bahkan untuk selonjor kaki saja mereka tidak bisa.

Saat di tengah perjalanan, nakhoda boat yang membawa mereka tiba-tiba melarikan diri. Ia dijemput oleh sebuah boat kecil. Mesin boat mati sehingga ratusan imigran tersebut terkatung-katung.

"Empat bulan di laut. Tidak ada nakhoda. Kami makan dikit-dikit, kadang empat hari sekali," kata Ali saat ditemui di lokasi pengungsian, Kamis (21/5/2015).

Stok makanan yang mereka bawa saat meninggalkan Myanmar tidak banyak. Agar dapat bertahan hidup, mereka makan kadang sehari sekali.

Menurut Ali, saat di tengah laut mereka banyak mendapat bantuan makanan dari nelayan-nelayan boat pancing. Para nelayan ini rata-rata memberi mereka ikan maupun beberapa makanan ringan.

"Kami juga pernah satu kali dilempar makanan dari helikopter. Kami tidak diizinkan masuk ke Malaysia atau Thailand. Tapi tentara di sana memberi kami minyak dan makanan," ungkapnya dengan bahasa Melayu.

(Triono Wahyu Sudibyo/Triono Wahyu Sudibyo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads