Apa tanggapan Yenti terkait namanya yang masuk anggota Pansel KPK?
"Tanggapan saya kaget. Saya belum dengar langsung. Hanya pihak kampus sudah memberitahu dan mengucapkan selamat. Ini tugas berat, tapi ini amanah," kata Yenti saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2015).
Yenti mengaku belum dihubungi dari pihak pemerintah terkait masuknya namanya. Namun, Yenti mengaku siap menjalankan amanah bersama delapan anggota Pansel KPK terpilih lainnya. Ia berharap sesuai latar belakang kemampuannya, bisa memberikan kontribusi dalam menentukan pemilihan anggota capim KPK.
"Sejak 2004 saya sudah mengamati betul soal KPK. Tentunya kepercayaan kepada saya dan delapan anggota lain,semoga bisa dijalankan amanah agar KPK ke depan memiliki komisioner yang lebih baik," ujar dosen Universitas Trisakti itu.
Terkait pandangannya, secara pribadi dia menilai pimpinan KPK ke depan perlu seiring dalam upaya penindakan dan pencegahan. Untuk saat ini, memang diperlukan tindakan penindakan.
"Kalau sekarang ini jangka panjang tentu pencegahan. Tapi, dari kedaruratan perlu berjalan seiring penindakan dan pecegahan," sebutnya.
(Hardani Triyoga/Indra Subagja)











































