RI-Singapura Bahas Batas Laut 18 Februari
Rabu, 16 Feb 2005 18:47 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia dan Singapura akan memulai tahapan pembicaraan mengenai proses penyusunan perjanjian batas laut antar dua negara, 18 Februari 2005 mendatang.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda setelah tiba di bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Rabu (15/2/2005). Menlu mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan sejumlah pertemuan di Malaysia dan Singapura.Pembahasan perjanjian batas laut itu sebenarnay telah dirintis sejak zaman pemerintahan Presiden Soeharto. Namun Singapura terus menunda pembahasan dengan alasan yang tidak jelas.Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto pernah menuding Singapura sengaja menunda pembahasan itu karena menunggu selesainya proyek pembangunan bandara Changi. Sebab dengan pembangunan bandara itu batas laut Singapura akan makin menjorok ke Indonesia.Namun Menlu membantah dugaan tersebut. Menurut Menlu, proyek perluasan bandara Changi tidak akan mempengaruhi batas laut antar dua negara. "Pengukuran akan tetap dimulai dari pulau-pulau utama," kata Menlu.
(iy/)










































