Polisi Gunakan Gas Air Mata untuk Bubarkan Tawuran di Klender

Polisi Gunakan Gas Air Mata untuk Bubarkan Tawuran di Klender

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 21 Mei 2015 03:04 WIB
Polisi Gunakan Gas Air Mata untuk Bubarkan Tawuran di Klender
Foto: Jamaludin (Pasangmata.com)
Jakarta - Tawuran antar dua warga di Klender, Jakarta Timur masih belum bisa dibubarkan. Meski pihak kepolisian sudah hadir di lokasi Jalan I Gusti Ngurah Rai, dua kubu yang terlibat tawuran masih terus saling lempar batu, petasan, hingga panah rakitan.

"Dari jam 1 pagi mas. Ini belum bubar. Polisi sudah pakai gas air mata buat bubarin. Tapi yang tawuran masih lempar batu, petasan, botol beling, sama panah," kata warga Cipinang Muara, Jatinegara, Jamaludin saat dikonfirmasi, pukul 02.40 WIB, Kamis (21/5/2015).

Jamaludin mengatakan dua warga yang terlibat tawuran dari Kebon Singkong dengan Cipinang Jagal. Menurut dia, dua warga ini sudah menjadi musuh 'bebuyutan' dan sering bentrok. Dari anak kecil, remaja sampai dewasa terlibat tawuran kali ini.

"Ini anak-anaknya sampai orangtuanya ikut-ikutan mas. Bawa batu, kayu. Pihak Polres sudah datang. Mungkin tunggu brimob," sebutnya.

Dari keterangan, pihak kepolisian juga untuk sementara sudah menutup ruas jalan Bekasi Timur Raya yang menuju I Gusti Ngurah Rai. Imbasnya arah menuju Pulogebang juga tidak bisa dilewati untuk sementara. Pemilik kendaraan yang ingin melintas diharapkan berhati-hati.

Hingga pukul 02.30 WIB, tawuran belum bisa dibubarkan.

"Masih masih, kita upayakan pakai gas air mata. Dari Polres, Polsek juga sudah di TKP. Dari patroli juga," kata petugas Pos Pol Klender, Jakarta Timur dikonfirmasi terpisah.

(Hardani Triyoga/Ray Jordan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads