Woro-woro! Masyarakat akan Diundang dalam Pernikahan Gibran-Selvi di Solo

Rencana Pernikahan Anak Jokowi

Woro-woro! Masyarakat akan Diundang dalam Pernikahan Gibran-Selvi di Solo

Mega Putra Ratya - detikNews
Rabu, 20 Mei 2015 18:06 WIB
Jakarta - Pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda akan digelar dengan prosesi yang dimulai pada tanggal 9 Juni 2015. Pada acara royale wedding tersebut, ada ribuan masyarakat yang akan diundang saat resepsi acara.

Pernikahan Gibran dan Selvi akan dimulai dengan prosesi siraman pada tanggal 9 Juni 2015, kemudian dilanjutkan dengan acara malam Midodareni pada 10 Juni 2015, baru ijab dan resepsi di hari yang sama pada tanggal 11 Juni 2015. Lokasi ijab dan resepsi digelar di Gedung Graha Saba, Solo Jawa Tengah. Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dipercaya sebagai panitia lokal acara akbar tersebut.

"Nanti mulai tanggal 9 Juni siraman, 10 Juni midodareni. Masyarakat sekitar presiden (yang diundang)," ungkap Rudy usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Rabu (20/5/2015).

Rudy memastikan akan ada masyarakat yang diundang pada resepsi pernikahan Gibran dan Selvi. Meski begitu, waktu kedatangan masyarakat dengan tamu undangan pribadi akan dibedakan.

"Tanggal 11 Juni ada tiga kloter masyarakat yang diundang. Nanti dibedakan (waktunya)," kata Rudy.

Perbedaan waktu tersebut, kata Rudy, bukan bermaksud ingin membedakan masyarakat biasa dengan tamu-tamu kehormatan lainnya. Namun lebih karena permasalahan waktu yang perlu dibuat jadwal agar lebih efisien dan terkoordinasi.

Untuk tamu undangan dari masyarakat, panitia memberi waktu 3 jam mulai dari pukul 10.00-13.00 WIB. Dimana untuk pukul 10.00-11.00 WIB akan ada 1.500 undangan, pukul 11.00-12.00 WIB ada 1.000 undangan, dan pukul 12.00-13.00 WIB sebanyak 1.500 undangan masyarakat.

"(Pukul) 10.00-13.00 WIB itu untuk masyarakat. Nanti jam lainnya untuk tamu," tutup politisi PDIP tersebut.

(ear/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads