Kemenag: 10 Paspor Jemaah Umrah yang Tertahan di Jeddah Sudah Dikembalikan

Kemenag: 10 Paspor Jemaah Umrah yang Tertahan di Jeddah Sudah Dikembalikan

Salmah Muslimah - detikNews
Rabu, 20 Mei 2015 17:50 WIB
Kemenag: 10 Paspor Jemaah Umrah yang Tertahan di Jeddah Sudah Dikembalikan
Para jemaah umroh yang tertahan di Jeddah
Jakarta - Paspor para jemaah yang tak bisa pulang di Jeddah juga ikut ditahan pihak travel sebagai jaminan. Saat ini sebanyak 10 paspor sudah dikembalikan kepada pemiliknya.

"Ada 10 paspor yang sudah diserahkan ke pemilik," ucap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Abdul Djamil saat dihubungi detikcom, Rabu (20/5/2015).

Kemenag terus berkoordinasi dengan Kantor Teknis Haji Jeddah untuk mengurus masalah ini. Pihaknya juga sudah mendesak pihak travel untuk segera melunasi akomodasi agar para jemaah bisa segera dipulangkan.

"Mereka bisa pulang ada tahapan, itu utusan finansial travel yang nakal itu. Kami mendesak pihak travel segera menyelesaikan tanggungan mereka. Bukan hanya kami pantau tapi kami berikan perlindungan jemaah hingga pulang selamat ke Tanah Air," katanya.

Sebelumnya diberitakan puluhan jemaah umrah asal Indonesia yang tertahan di Jeddah, Arab Saudi dan paspor mereka ditahan karena pihak travel belum melunasi pembayaran tiket perjalanan. Jemaah sudah melaporkan masalah ini ke Kantor Teknis Haji di Jeddah.

"Jemaahnya melapor tanggal 18 Mei, kami langsung tindaklanjuti," kata Petugas Bagian Pelayanan Umroh Kantor Teknis Haji KJRI Jeddah, Badrus Sholeh saat dihubungi, Rabu (20/5/2015) dini hari.

Totalnya ada 49 orang yang melapor karena tak bisa pulang ke Indonesia lantaran paspor ditahan oleh Ali, pihak yang ditunjuk travel untuk mengurus segala kebutuhan jemaah selama umrah. Seharusnya mereka sudah kembali ke Indonesia pada 14 Mei.

Ali mengaku sengaja menahan paspor karena travel Jaya Mandiri belum juga melunasi pembayaran terkait akomodasi/transportasi. "Ali bilang masih menunggu pembayaran kiriman biaya dari Jakarta. Kalau cepat mengirim ke Jeddah, jemaah segera pulang ke Indonesia," terangnya

(Salmah Muslimah/Nograhany Widhi K)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads