"Saya hadir di sini, untuk membahas agenda bersama yakni mengenai kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat dalam waktu dekat," jelas Blinken saat berpidato dalam diskusi bertajuk "Civil Society, Youth Leadership and Democracy in Southeast Asia" di @america, Mal Pacific Place, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (20/5/2015).
Blinken hendak meninjau rencana untuk meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara dalam kunjungan Jokowi ke AS mendatang. AS akan berupaya untuk bisa bekerja sama menjawab tantangan yang dihadapi kedua negara.
"Seperti perubahan iklim, dan juga masalah migrasi yang baru-baru ini kita saksikan bersama dari kelompok Rohingya dan juga untuk mencegah ekstrimis dengan kekerasan yang merupakan tantangan juga bagi banyak negara di dunia," tuturnya.
Tak cuma Indonesia, AS juga akan meningkatkan kerjasama dengan negara-negara ASEAN mencapai beberapa peluang atau kesempatan yang ada di depan.
"Lalu kita sudah melakukan pertemuan-pertemuan yang banyak sekali yang bermanfaat dan kita akan terus melakukan pertemuan-pertemuan lagi. Seperti hari ini pertemuan dengan rekan pemerintahan (Indonesia)," imbuh dia.
Blinken ternyata sudah mengunjungi pesantren dan kagum akan SDM Indonesia.
"Dan pagi ini saya ke pesantren dan sore ini di @America, saya baru saja bertemu dengan sumber daya kekayaan Indonesia terbesar yaitu sumber daya manusianya. Kreatifitasnya, energi yang mereka miliki, dan sikap mereka yang positif terhadap masa depan itu membuat saya yakin terhadap mereka," tandas dia.
Antony J Blinken adalah Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat oleh Senat AS pada 16 Desember 2014. Blinken dilantik oleh Menlu AS John Kerry pada tanggal 9 Januari 2015. Blinken telah memegang posisi senior di bidang kebijakan luar negeri untuk dua pemerintahan selama lebih dari 20 tahun.
(Nograhany Widhi K/Rachmadin Ismail)











































