Kurator pameran, Basuki Teguh Yuwono mengungkapkan bahwa keris itu merupakan kamardikan atau buatan baru. Ada alasan tertentu mengapa ukurannya cukup besar.
"Ini namanya keris corok, dia panjang dan besar. Biasanya dipakai oleh abdi dalem yang bekerja di perahu," ucap Basuki di sela-sela pameran yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).
Naga siluman adalah nama dari dhapur keris ini. Basuki kemudian menjelaskan tentang keistimewaan naga siluman.
"Naga siluman itu ada pahatan kepala naga tanpa badan," ujarnya.
Berikut adalah keterangan dari keris tersebut
Dhapur: Naga Siluman Luk 15
Pamor: Ngulit Semangka
Tangguh: Kamardikan
Warangka; Deng Odengan
Pendhok: Tanpa Pendhok
Hulu: Madura
Pameran ini diikuti oleh berbagai kolektor di antaranya Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Mendagri Tjahjo Kumolo, pengacara Adnan Buyung Nasution, dan anggota F-PKB Lukman Edy. Pameran ini berlangsung hingga Minggu (24/5).
(Indah Mutiara Kami/Elvan Dany Sutrisno)











































