Puan Apresiasi Ekspedisi NKRI: Bangkitkan Nasionalis Anak Muda

Puan Apresiasi Ekspedisi NKRI: Bangkitkan Nasionalis Anak Muda

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 20 Mei 2015 14:45 WIB
Puan Apresiasi Ekspedisi NKRI: Bangkitkan Nasionalis Anak Muda
Ende - Menko PMK Puan Maharani memberi apresiasi tim ekspedisi NKRI 2015. Kegiatan ini dinilainya dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap generasi muda.

"Ekspedisi dilakukan dari dulu hingga sekarang. Saya merasa ekspedisi fokus berkaitan kearifan lokal persatuan dan kesatuan. Sehingga membangkitkan jiwa nasionalisme kita," ujar Puan Maharani usai meninjau stand laboratorium temuan tim ekspedisi NKRI 2015 di Ende, NTT, Rabu (20/5/2015).

Sebagai perwakilan dari pemerintah pusat, ia mengharapkan ada gebrakan dari tim ekspedisi di tahun yang akan datang. Sehingga manfaat dari hasil ekspedisi ini tidak menjadi pepesan kosong.

"Jangan sampai berhenti di sini dan hasilnya hanya dilihat segelintir orang yang mengaku dirinya Indonesia. Tetapi harus bisa dilihat dan dirasakan seluruh bangsa," paparnya.

Puan menilai tak hanya di Indonesia bagian timur yang miliki potensi. Hampir seluruh provinsi di Indonesia memiliki potensi yang besar dan luas hanya belum tergali manfaatya.

"Sekarang bagaimana kita menggali manfaatnya bukan untuk dipergunakan tetapi hal yang ada dapat diketahui di seluruh Indonesia. Tentu saja setelah kita kalau memang kita dipatenkan kita patenkan kemudian kita manfaatkan tebatas karena jangan sampai anak cucu kita tidak merasakannya akibat kita habiskan dalam waktu pendek," paparnya.

Puan melihat eksplorasi Sumber Daya Alam secara besar-besaran adalah pola pikir lama. Saat ini Indonesia harus bisa menjaga sehingga di masa yang akan datang akan menjadi tabungan negeri ini.

"Namun hal-hal yang bisa kita data kita tetap dipergunakan dan kita arsipkan kelak nanti arsip itu berguna di masa depan," paparnya.

Lalu apakah pesona batu akik di Indonesia dapat menjadi salah satu komoditas di Kabupaten Ende? "Sempat ditanya Menpora 'Batu akiknya mana?' katanya nggak ada, yang ada uranium, pasir besi apa yang kita meiliki setelah kumpulin, kita tahu kita punya sumber daya sebesar ini, jangan hanya kita memanfaatkan hanya untuk dieksplorisasi, tetapi juga harus kita jaga dan kita tahu titik mana yang bisa dimanfaatkan serta titik mana yang tidak digunakan," tandasnya.



(Edward Febriyatri Kusuma/Moksa Hutasoit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads