"Saya sadari bahwa narkoba itu sudah jadi ancaman yang sangat serius di wilayah Sumut. Karena peredaran narkoba sudah sampai ke semua sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sampai ke ibu-ibu, sampai ke anak-anak SD," ujar Eko.
Eko menyampaikan ini pada acara kunjungan Divisi Humas Polri ke Polda Sumut di Mapolda Sumut, Rabu (20/5/2015). Hadir dalam kesempatan itu, Karo Penmas Brigjen Agus Rianto dan juga Plt Kabag Penum Polri Kombes Hilman Thayeb.
Eko mengatakan, ganja PAS dijual seharga Rp30 ribu. "Sekarang ada istilahnya PAS, paket anak sekolah, itu Rp 30 ribu sudah dapat sepaket bisa dipakai tiga orang. Sedemikian masifnya sampai ke sendi-sendi kehidupan masyarakat, apalagi mahasiswa," ujarnya.
Untuk itu, menurut Eko, jajarannya kini sedang gencar melakukan penindakan dan pencegahan terhadap makin maraknya peredaran narkoba di wilayah Sumut itu.
"Sehingga kita lakukan kegiatan preventif dan preentif. Saya perintahkan ke para Kapolres untuk melakukan penindakan dan penangkalan, ada gerakan jihad terhadap bahaya narkoba, ada yang melakukan door to door tentang bahaya narkoba," pungkasnya.
(Idham Khalid/Moksa Hutasoit)










































