"Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Bapak Joko Widodo beserta seluruh jajaran kabinet kerja, khususnya melalui koordinasi menlu RI, Ibu Retno LP. Marsudi beserta jajaran kementerian luar negeri RI yang telah memberikan bantuan, penanganan, fasilitasi dalam proses penyembuhan, serta pemulangan dan acara pemakaman ini dapat berlangsung dengan lancar," ujar keluarga Duta Besar RI untuk Pakistan Burhan Muhammad melalui press release yang diterima detikcom, Rabu (20/5/2015).
Selain ucapan terima kasih terhadap Presiden Jokowi dan Menlu Retno, pihak keluarga Burhan juga berterima kasih terhadap jajaran Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah pimpinan Marciano Norman. Serta jajaran Duta Besar RI untuk Singapura yang telah membantu memfasilitasi penanganan dan perawatan almarhum sebelum meninggal.
"Ucapan terimakasih disampaikan pula kepada jajaran lembaga tinggi negara, para anggota MPR, DPR RI, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Pemerintah Pakistan, jajaran KBRI Islamabad, dan jajaran pengamanan di bawah TNI dan Polri," jelasnya.
Pria kelahiran Yogyakarta 3 Agustus 1957 ini meninggal di Singapura pada Senin (19/5/2015) pukul 00.50 waktu setempat. Dia tewas setelah menjalani perawatan di Singapore General Hospital sejak Selasa (12/5/2015) pasca kecelakaan helikopter di Baltistan, wilayah utara Pakistan pada Jumat (8/5/2015). Kini Dubes Burhan akan dimakamkan di pemakaman Mondoliko di Jl Veteran, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta.
(Taufan Noor Ismailian/Triono Wahyu Sudibyo)











































