"Semangat kebersamaan tentu saja Bhineka Tunggal Ika, satu nusa satu bangsa satu bahasa adalah mutlak. Kalau nggak gitu, pecah," ujar Ahok kepada wartawan di kantin Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta, Rabu (20/5/2015).
"Lihat saja yang di sini makan orang Padang orang apa macam-macam. Gimana mau maju kalau kita semua berantem," imbuhnya sambil menunjuk sejumlah pedagang di kios.
Ahok mengatakan, seharusnya masyarakat khususnya di lingkungan Pemprov DKI bisa mengindahkan budaya bebas korupsi. Sebab, jiwa raga mereka bersih.
"Kita ini cuma kebanyakan di mulut. Nyanyi (lagu Padamu Negeri) sih pintar semua jiwa raga bagimu negeri. Rakyat nggak pernah minta jiwa raga kok, rakyat cuma minta PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) layanin yang benar, sampah dipungut yang benar terus kerja yang benar jamnya. Sudah digaji gede kerja masih nggak benar," tutur Ahok.
(aws/fdn)











































