Jika Terpilih Ketum PKB, Ipul Siap Mundur dari Menteri
Rabu, 16 Feb 2005 16:53 WIB
Jakarta -
Ketua PKB Syaifulah Yusuf mengaku siap untuk maju menjadi ketua umum PKB dan siap menanggalkan posisinya sebagai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kabinet Indonesia Bersatu, manakala itu menjadi keputusan muktamar."Sebagai kader saya siap untuk memberikan yang terbaik bagi partai. Apakah di struktural ataupun di luar. Sebaga kader saya punya pikiran-pikiran yang bisa jadi kontribusi bagi kebesaran PKB ke depan," kata Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Syaifulah Yusuf kepada wartawan di sela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/2/2005).Demikian juga ketika ditanya apakah akan mundur dari posisinya sebagai menteri, Ipul, demikian panggilannya, akan siap mundur jika ada aturan yang konkret. " Kalau memang ada keputusan muktamar manakala menjadi pengurus harus mundur, ya saya akan pertimbangkan. Kalau ada aturan konkret partai, dan sesuai dengan tuntutan publik, bahwa ketua umum harus fokus , ya nanti harus bersiap mundur," katanya. Hanya ketika didesak lebih tegas lagi mengenai persiapan yang dilakukannya untuk mengikuti perebutan posisi ketua umum PKB, ia masih malu-malu. "Belum tahu ada yang mencalonkan saya atau tidak. Yang jelas banyak yang bertanya pada saya, karena dulu di Jogja saya pernah maju menjadi calon ketua. Jadi saya tergantung muktamirin, apakah akan mencalonkan saya atau tidak," ujar keponakan Gus Dur ini.Sementara ketika ditanya mengenai intervensi pemerintah, Syaifulah Yusuf mengatakan bahwa kader harus independen, tidak boleh tergantung pada pihak luar. "Pemerintah tidak lagi jamannya ikut utusan partai. Kalau ada kader partai di kabinet, itu urusan kader. Dan ini sesuatu yang sehat dan wajar, " imbuhnya.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































