"Iya, mereka terkena infeksi. Tetapi saya tidak bisa menjelaskan infeksi apa dan bagian apa yang terserang infeksinya," kata Kepala Bagian Pelayanan dan Perawatan Medis RS Polri Kombes Yoyok Witarto kepada detikcom, Selasa (19/5/2015).
Yoyok juga tidak menjelaskan siapa saja yang terkena infeksi ini. "Datanya ada di bawah, saya lupa," katanya.
Meski demikian, kata Yoyok, ketiganya beluโm perlu mendapatkan perawatan intensif di RS Polri. Perawatan sendiri dilakukan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Belum perluโ rawat inap, rawat jalan saja," imbuhnya.
Saat ditanya apa yang menjadi penyebab sehingga ketiganya terserang infeksi, Yoyok tidak menjelaskan secara detil. Yang pasti, kata dia, infeksi menyerang ketika kekebalan tubuh seseorang menurun.
"Infeksi itu kan terjadi karena kekebalan tubuh yang menurun. Penyebabnya bisa banyak faktor, " lanjutnya.
Kemungkinan kelima anak Utomo-Iin terserang penyakit, memang sangat besar. Kondisi rumahnya yang bak 'kapal pecah' memang sangat rentan membawa wabah penyakit.
Saat tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek kediaman mereka di Perumahan Citra Gran Cluster Nusa Dua Blok E8 No 37 Cibubur, sangat kotor. Sampah dan makanan bersih bersatu. Pakaian kotor menumpuk di setiap jengkal lantai dan kasur.
Tidak hanya itu, penataan rumah pun tidak rapi. Kasur bergelatakan di ruang tamu dan depan pintu utama rumah. Kondisi ini tentu bisa menimbulkan banyak penyakit.
(mei/gah)











































