Adang Dorodjatun, Calon Kuat Kapolri
Rabu, 16 Feb 2005 16:00 WIB
Jakarta - Ramai-ramai pergantian pimpinan TNI dan Polri terus menggelinding. Jika di lingkungan Mabes TNI tengah menunggu pergantian KSAD, KSAL, KSAU dan Panglima TNI, maka di Kepolisian Republik Indonesia kini tengah menunggu pergantian Kapolri. Beberapa nama calon pengganti Kapolri terus beredar. Baik yang berasal dari bintang tiga maupun bintang dua. Dari jajaran bintang tiga, sekarang ini ada lima orang yang berpangkat Komjen. Yakni Kepala Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Makbul Padmanegara, Wakapolri Komjen Pol Adang Dorodjatun, Kabagreskrim Komjen Pol Suyitno Landung, Irjen Polri Komjen Pol Binarto dan Ka Binkam Komjen Pol Insmerda Lebang.Dari jajaran bintang tiga ini, yang disebut-sebut cukup kuat akan menggantikan Kapolri Jenderal Dai Bachtiar adalah Wakapolri Komjen Pol Adang Dorodjatun. Masuknya nama Adang sebagai calon kuat, selain Adang disebut-sebut sebagai orang terdekat dengan Dai, juga berdasarkan pada ketentuan UU No 2/2002 tentang Kepolisian Negara RI. "Peluang Adang cukup kuat," kata sumber detikcom di DPR.Sumber tersebut mengacu pada UU No 2/2002 pasal 11 ayat (6), bahwa calon Kapolri adalah Pati Kepolisian Negara RI yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier. "Dalam penjelasan pasal 11 ayat (6) UU No.2/2002 dinyatakan, yang dimaksud dengan `jenjang kepangkatan` adalah prinsip senioritas, dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri," ungkapnya.Namun, meski Adang mempunyai peluang kuat belum tentu terpilih. Pasalnya, untuk penggantian Kapolri, harus melewati saringan DPR. "Kan Presiden harus mengajukan nama ke DPR, terus DPR melakukan fit and proper. Kalau DPR menolak, ya presiden harus mengajukan calon baru," kata Teras Narang, Ketua Komisi III DPR, saat dihubungi detikcom.Maka, peluang calon lain menjadi terbuka. Apalagi Kapolri Jenderal Dai Bachtiar usai memberikan pengarahan di Akpol Semarang hari ini menyatakan bahwa calon Kapolri tengah dipersiapkan, dan jumlahnya lebih dari satu.Dengan demikian, posisi Komjen Suyitno Landung dan Komjen Makbul Padmanegara mempunyai peluang yang sama. Kedua nama ini sering disebut-sebut mempunyai kans yang kuat untuk menggantikan Kapolri Dai Bachtiar. Hanya jika dibandingkan dengan Adang Dorodjatun, mereka kalah senior dan kalah dalam jenjang kepangkatan. Kekurangan Adang Dorodjatun, ia sudah senior dalam usia, yakni 55 tahun. Di Polri, usia pensiun 58 tahun.Namun, tak kalah menarik kemungkinan Kapolri dari angkatan yang lebih muda, yakni bintang dua. Nama Kepala Lemdikat Polri Irjen Pol Soetanto dan Wakabareskrim Irjen (Pol) Dadang Garnida merupakan figur yang sering disebut-sebut bisa melenting menjadi Kapolri. Tentu saja, harus menaikkan pangkat menjadi bintang tiga dengan menggeser lima pejabat tinggi berbintang tiga di atas. Baru setelah itu, naik menjadi Kapolri.
(jon/)











































