"Rencananya pukul 18.05 WIB dibawa ke Gedung Pancasila. Rencananya akan ada penyerahan kepada Ibu Menteri sebagai pimpinan tertinggi Kementerian Luar Negeri," jelas juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir.
Hal itu disampaikan pria yang kerap disapa Tata ini kepada wartawan di Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015). Tata menambahkan, para pejabat dan segenap staf Kemlu akan diberikan kesempatan memberikan penghormatan terakhir di Gedung Pancasila.
"Rencananya setelah itu akan dibawa ke Yogyakarta melalui pesawat khusus dan akan diserahkan kepada keluarga dari Kementerian Luar Negeri selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga yang akan dikebumikan hari ini atau esok pagi," tutur pria berkacamata ini.
Kondisi Dubes Burhan saat dibawa ke Singapura pada 12 Mei 2015 lalu, imbuh Tata, memang sudah cukup mengkhawatirkan. Kondisi Dubes Burhan sempat membaik dan ada harapan namun pada Senin kemarin kondisi Dubes Burhan menurun hingga menghembuskan nafas terakhir pada Selasa pukul 00.50 WIB.
Tata mengatakan, ada beberapa masalah administrasi yang harus diurus sehingga jasad Dubes Burhan baru bisa dibawa ke Indonesia sore ini.
"Ada proses yang harus dilalui di Singapura karena memang baru bisa dibawa dikembalikan ke Indonesia sore hari. Ada beberapa tahap administrasi yang harus dilalui sehingga tidak bisa kembali dibawa secepatnya seperti yang kita inginkan," tutup dia.
(Nograhany Widhi K/Nograhany Widhi K)











































