Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (19/5/2015) siang, lapak-lapak yang berada di bagian depan Glodok Plaza yang biasanya dipenuhi penjual dan pembeli DVD bajakan kini sepi. Beberapa orang berpakaian bebas dan bertato telihat berjaga-jaga di depan toko.
Penjual buah dan minuman ringan menggelar lapak di depan toko yang tutup itu, ada juga tukang ojek sedang bersantai sambil menunggu penumpang.
Para penjaga yang berpakaian bebas itu mengawasi setiap pengunjung yang datang dan bertanya soal toko DVD yang tutup. Mereka ternyata para penjual yang bertransaksi secara sembunyi-sembunyi.
"Bang saya nyari DVD nih, tokonya tutup ya?" tanya si pembeli ke penjaga ruko.
"Iya tutup, kemarin ada penggerebekan," katanya.
Dengan agak hati-hati, dia mengatakan masih menjual DVD. Namun penjualan tak secara terang-terangan.
Sebuah gudang DVD bajakan di daerah Glodok digerebek polisi pada Senin kemarin, tak lama setelah Presiden Jokowi berkomentar keras terhadap produk bajakan. Para polisi mengangkut sejumlah DVD bajakan dari dalam gudang tersebut. Pada saat penggerebekan, kios pedagang di bagian dalam sudah tutup.
(slm/nrl)











































