Ahok Perintahkan Dinas PU Tata Air Tambah Alat Pengolah Air Rp 25 M

Ahok Perintahkan Dinas PU Tata Air Tambah Alat Pengolah Air Rp 25 M

Ayunda W Savitri - detikNews
Selasa, 19 Mei 2015 12:04 WIB
Ahok Perintahkan Dinas PU Tata Air Tambah Alat Pengolah Air Rp 25 M
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merasa senang karena PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) menerapkan teknologi Moving Bed Bio-film Reactor (MBBR) untuk mengolah air berbakteri amoniak menjadi air baku untuk menjadi air minum. Ahok pun tertarik untuk dapat menambah jumlah alat berteknologi tinggi itu di sejumlah wilayah Ibu Kota.

"Ini 2 tahun ngerjainnya. Dia (Palyja) siapkan teknologi dari Jerman. Bakteri tumbuh di atas bahan kayak plastik gitu, buat sarang-sarang di air. Jadi bakteri ini mengikat amoniak dari orang BAB, sehingga airnya bisa diambil tanpa bakteri karena kalau ada bakteri orang minum kan bahaya, sama saja kita minum air bakteri orang BAB. Ini menarik," ujar Ahok.

Hal ini disampaikannya kepada wartawan di Instalasi Pengambilan Air Baku Banjir Barat, Jl Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015). Dia memerintahkan Kadis PU Tata Air DKI Agus Priyono untuk dapat memperbanyak unit teknologi tersebut.

"Saya katakan bisa nggak tambah banyak sama PU Tata Air berarti pintu Karet nggak boleh di-loss terus. Ini barang cuma Rp 25 miliar kok, kita inves bangun 40 biji saja baru Rp 1 triliun. Lebih mahal beli UPS Rp 1,2 triliun. Ini Rp 1 triliun untuk 2 tahun lagi, berarti kita bisa bikin 80 unit," lanjutnya.

Ahok menilai teknologi ini bagus karena masih banyak kadar polutan di sungai-sungai Ibu Kota. Menurut Staf Water Resource Development PT Palyja Kusitarini Trishanti, kandungan air dari KBB yang masuk ke dalam bak penampungan miliknya memiliki zat kandungan amoniak sebesar 15 miligram per liternya.

"Air yang telah diolah ini dikirim ke Pejompongan untuk diolah menjadi air baku dan menjadi air minum. Amoniaknya nanti diolah menjadi gas dan dilepas ke udara. Tidak akan berbahaya bagi lingkungan," terang Kusitarini.

(aws/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads