Harus Hati-hati, Begini Perjuangan Tim Evakuasi Angkat Jenazah Eri dari Kawah

Pendaki Jatuh di Kawah Merapi

Harus Hati-hati, Begini Perjuangan Tim Evakuasi Angkat Jenazah Eri dari Kawah

Muchus Budi R. - detikNews
Selasa, 19 Mei 2015 11:59 WIB
Harus Hati-hati, Begini Perjuangan Tim Evakuasi Angkat Jenazah Eri dari Kawah
Gunung Merapi (Foto: Bagus Kurniawan/detikcom)
Boyolali - Tak mudah mengevakuasi jenazah Eri Yunanto (21) dari kawah Gunung Merapi. Kontur medan hingga suhu panas jadi tantangan. Bagaimana tim evakuasi mengatasinya?

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Pos Selo yang juga Komandan Tim Pencarian dan Evakuasi, Suwiknya, mengatakan ada 6 personel yang turun ke kawah untuk mengevakuasi jenazah Eri. Selain itu, ada 20 orang yang berada di puncak Merapi. Saat ini, mereka bahu-membahu mengangkat jenazah Eri.

"Kalau tidak ada halangan, siang ini jenazah sudah sampai bibir kawah," tutur Suwiknya kepada detikcom di Pos Selo, Selasa (19/5/2015).

Di tempat yang sama, Komandan Tim SAR Boyolali Kurniawan Fajar menambahkan, proses evakuasi menjadi sangat sulit karena suhu panas. Bahkan bebatuan di kawah dan tebing pun panas. Personel harus menggunakan alat khusus dan baju anti api.

"Kalau ini bukan kawah aktif, lebih gampang evakuasinya," jelas Fajar.

Apalagi kontur medan sangat curam. Evakuasi dilakukan vertikal. Tim penyelamat menggunakan tali untuk menjangkau jenazah Eri di kedalaman 200 meter.

"Ada risiko gas beracun juga, makanya tim hati-hati," kata Fajar yang kemudian menyusul tim evakuasi ke puncak ini.

Sekitar pukul 11.15 WIB, jenazah Eri sudah terangkat 60 meter dari kawah. Diharapkan satu jam kemudian jenazah mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta itu sudah berhasil dievakuasi ke bibir kawah. Selanjutnya, jenazah akan dibawa secara estafet ke bawah atau Pos Pendakian Selo dan diserahterimakan ke keluarga di RSUD Pandanarang Boyolali.

(Triono Wahyu Sudibyo/Nurul Hidayati)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads